WELCOME to the Dance Floor of bluePen - Let me be your ARmS to hug You with My ARtS

Pages

Tuesday, January 31, 2017

Welcome Si Domba


Welcome Si Domba
(Bojonegoro City S-1 / Honda CS-1)

Oleh: Atho' R.M Sasmito


Wuzzzz....wuzzzz...wuzzzz

Banyak sarang laba-laba dan debu ini blog, lamma nggak posting... :D

Kali ini, coba share pengalaman punya tunggangan yang belum pernah ada di benak.. what is that? Honda City Sport one atau CS-1.

Sebelumnya, selamat tinggal ya Si Sapi. Maafkan aku yang dulu :' (.

Sedikit cerita tentang Si Sapi. Tepat selama 3 tahun, Si Sapi telah menemani dalam suka dan duka. Naik turun gunung (pegunungan liar maksudnya). Keluar masuk hutan, jatuh bangun ngefot ngefot, nerjang banjir. Banyaklah kisah bersama Si Sapi. Next coba bikin tulisan In Memoriam Si Sapi.

Kenangan saat melintasi Sungai Bengawan Solo

Yaps. Tepat 3 tahun, mulai akhir tahun 2012 Si Sapi menemani. Dari mendapat pekerjaan, nikah dan punya Twins Baby. Selama 3 tahun, dihitung sangat mahal 'makanan' Si Sapi. Di luar akal, setiap bulan tak pernah telat ngasih makan Rp.716.000 selama 36 bulan. Dibandingkan dengan pemasukan di awal, harus ngos-ngosan 'puasa' nutupi itu, berlangsung sampai merid, nyonya hamil, dan melahirkan dua baby kesayangan.

Takdir berkata lain, ternyata memang rejeki anak ada sendiri. Nggak mungkin jika bepergian bawa dua baby pake motor, apalagi pas mudik.

Tepat bulan Januari 2016, dengan berbagai pertimbangan selama kurang lebih 3 minggu, harus rela melepas Si Sapi demi anak-anak.

Begitu ada referensi dan korek-korek informasi, akhirnya harus rela melepas Si Sapi dengan sangat mengecewakan. Rp. 10.000.000 Whattt? usaha dan keringat untuk menutup, ternyata begitu dilepas jauh di bawah setengahnya. :'(

Tak apalah, demi anak-anak dan nyonya, akhirnya memutuskan ganti roda 4 dengan harga di bawah Si Sapi dan sisanya alhamdulillah masih bisa buat selametan. :D

Walaupun belum bisa memberikan yang mewah,
setidaknya tidak repot, panas dan kehujanan

Setahun telah berlalu, ke sana kemari selain nganterin nyonya dan anak-anak pake roda 4, tunggangan sehari-hari pake bebek si Reva yang sudah pernah operasi alias turun jeroan.

Sebagai motor 'Warisan' yang penuh kenangan sejarah, tak tega rasanya jika terus-terusan menyiksa dengan aktifitas keseharian.

Kasihan Si Reva yang terpaksa diajak offroad dan ngefot-ngefot

Di akhir tahun kemarin pikiran tak tenang mengembara ke mana-mana. Setiap hari memandangi forum jual beli tunggangan. Sempet minat dengan Si Petir Biru, motor impian sebelum punya Si Sapi. Sempet test ride juga, tapi masih belum sreg dengan kondisinya.

Si Petir Biru yang dulu jadi idaman sebelum Si Sapi

Ada tawaran lagi Si Petir yang lebih baik, tapi Hitam. Bimbang menyelimuti pikiran. Target setelah tahun baru (bank buka) langsung cash. Eh ternyata, dua Petir sudah jatuh di tangan orang dengan Rp3.350.000.


Nyesel banget! sampai-sampai ada yang nawarin Si Petir, langsung nego harga gila dan hasilnya? Ngga ada respon.

Model begini langsung nego 2 juta pokoke

Di tengah kecewa dengan Si Petir, tiba-tiba ada yang nawarkan Domba Garut (Sebutan Honda CS1). Harganya berapa? Rp4.500.00 bisa nego!

Ini dia Si Domba


Entah setan atau malaikat apa yang merasuki pikiran. Langsung invit BBMnya. Yang bikin kesel, lammma banget responnya. Chat juga luama balesnya.

Tanpa basa basi, esoknya meski kudu ambruk dan banyak beban pikiran karena berbagai permasalah internal, nekat COD siap duit Rp.4.500.000 meluncur ke selatan Kota Ledre.

Busyet, benar ini bocah. SMS nggak diangkat, Telepon nggak dibalas (kebalik ndah, terlanjur emosi), Chat BBM centang luamma nggak dibalas. Satu jam lebih nongkrong di warung habisin esjosssusu, masih belum ada balasan dan telpon nggak diangkat.

Nunggu kabar sambil ngeesjosssusu sambil liat tunggangan orang

Begitu ada balasan, langsung telpon lokasi dan meluncur. Karena kurang fokus, eh malah mampir ke warung lagi pesen esteh. Beberapa menit kemudian dikabari lagi tempatnya sekitar 100 meter dari warung itu dan dia sendiri juga punya warung. Haduhw...yasudahlah bungkus estehnya.

Pas lihat Si Domba Garut, dan negosiasi, dia minta harga pas Rp.4.000.000. Kondisinya waktu itu berondolan, tapi kalau memang jadi, bisa dipasang semua, termasuk velg ori. Bisa kurang harganya kalau nggak pake velg. Karena yang punya anak muda, velgnya variasi dan knalpot brong.

Awal jumpa dengan Si Domba. Bulu aslinya sih hitam,
tapi sama pemiliknya dulu disemprot merah delima


Agak bimbang dengan barang di depan mata. Pertimbangan diri waktu itu, yang namanya keluaran pabrik Si Sayap, pasti mesinnya berkualitas. Harga segitu dapat mesin masih bagus belum pernah operasi jeroan dan jarang dipakai sama pemiliknya.

Minusnya mika depan pecah dan sein kiri juga pecah kecil. Suratnya mati satu tahun ada di samsat karena ditilang belum diambil. Sedangkan STNK masih di rumah saudara. Membuat hati semakin bimbang ambil resiko ini.

Tambah bimbang ketika tanya Nyonya, katanya terserah dan ikuti kata hati. Hadew...

Dengan menyebut bismillahirohmanirrohim, kesempatan hanya datang sepersekian dari hidup dan keputusan yang diambil sekian detik akan sangat pengaruh untuk ke depannya. (Ciye sok bijak).

Bukannya nego harga di bawah, tapi malah nambah harga jadi Rp.4.500.000. Edan tenan yang meracuni pikiran.

Dengan harga itu, mau terima beres. Artinya surat-surat komplit. Dan Deal!!!

Setelah semua berondolannya dipasang kembali. Si Domba diantar ke kota dulu dan belum ada uang yang jadi tanda sah. Pemilik dan temannya masing-masing bawa motor sendiri ke kota. Sempat diwarnai kelihangan jejak si pemilik yang di belakang ternyata kehabisan bbm.

Sambil menunggu kedatangannya, butuh saksi untuk transaksi. Akhirnya nyonya yang memang rencana kerja setengah hari langsung jemput kemudian ketemu si pemilik Domba dan perawatnya di tempat yang sudah seperti rumah sendiri.

Setelah tanda tangan di kwintansi dengan materai 6000, syaaaah Si Domba jadi teman yang akan menemani, menggantikan Si Sapi yang sudah setahun berlalu.

Si Domba udah deal dan sahhh

Ah ternyata tak selesai semudah itu. Esoknya, kekurangan Rp.500.000 baru akan diterima setelah surat beres. Pada waktu itu, hari terakhir sebelum ada kenaikan tarif STNK. Saking antrinya sampai sore belum juga jadi, bahkan si pemilik sebelumnya juga punya masalah dengan tungganannya yang tak mau diajak kompromi. Sabar..sabar...

Setelah semua selesai, ternyata biaya surat yang diurus pemiliknya lewat 'Dalam' habis Rp. 800.000 what???

Ketika memperhatikan pajaknya, ternyata Si Domba yang CC-nya hanya 124 memang lebih tinggi dibanding Si Sapi yang 153 CC! Apa apakah ini???

Semua sudah terjadi. Pikiran sama dengan nyonya, lebih baik mengembalikan velg variasi dan mengganti dengan ori. Well...

Mejeng dulu sebelum distandarkan


So akhirnya harus ikhlas melepaskan velg yang kece untuk ukuran anak muda, dan kembali ke tujuan awal, butuh tunggangan untuk menggantikan peran Si Sapi yang pernah naik turun pegunungan, keluar masuk hutan sendirian, ngefot-ngefot, jatuh bangun, menerjang banjir dan sebagainya.

Ya, meskipun menggantikan peran Si Sapi, semoga tidak seberat masa-masa perjuangan dulu, meski untuk mendapatkan yang besar mesti dilakukan perjuangan yang besar juga.

So, let's so run and enjoy the show!!!

Welcome Si Domba :D


Si Domba mulai gantikan peran Si Sapi

Thursday, April 14, 2016

Solusi Lupa Pasword Blackberry ID

BERAWAL Dari pengalaman pribadi, waktu Blackberry (BB) yang kehabisan bateray dan waktu dicharge kemudiann nyala tiba-tiba mucul admin untuk memasukkan BB ID dan Password.

Masalahnya, waktu bikin akun sudah 3 tahun lalu, di mana pada saat bersamaan bikin banyak akun yang lain juga. So, jadi kebanyakan bikin password sampai lupa untuk BB yang mana.

Saat mencoba memasukkan password, eh ternyata malah salah dan ada masanya. Kalau tidak salah maksimal sampai 10 kali salah. Mencoba jalan lain yaitu dengan mengklik Lupa Kata Sandi, muncul alternatif lain, yakni pertanyaan siapa nama teman kecil kamu? Kolom itu coba diisi. Eh ternyata salah terus. Bisa - bisa takut malah keblokir.

Pada saat sisa 3 kali kesempatan salah isi pasword, coba mencari solusi di internet dan curhat sama yang paham masalah itu. Namun rata-rata jawabannya sama. Buka blacberry.com/blackberryid kemudian mencoba reset dari sana, mulai dari kata sandi. Tapi semua mentok sampai pada pertanyaan rahasia. Hadewww...

Coba tenangkan diri, tarik nafas panjaaaaaaaaaaaaaaang. Keluarkan!

Mencoba berbagai cara mengutak atik bagaimana cara membuka password BB ID. Akhirnya bisa juga kebuka \ :D /

Berikut Solusi Lupa Password BB ID:

- Pastikan Nama Pengguna akun BB ID sama dengan alamat Email yang dipakai untuk mendaftar BB ID.
- Buka Laptop atau PC. Pastikan internetnya nyambung :D
- Buka link http://id.blackberry.com/bbid.html
- Login dengan mengetik alamat Email, kemudian di bawah kotak password klik Lupa Kata Sandi.
- Setelah diklik, Isi Captha dan enter.
- Buka email kiriman dari donotreply@blackberry.com kemudian hapus akun.
- Iya akunnya dihapus.
- Loh waktu buka Semapon BB, masih muncul BB ID dan diisi malah nggak bisa???
- Woleeeesssss ngopi sing suuuuuaaantaaiiii (Y)
- Buka link http://id.blackberry.com/bbid.html
- Bikin akun BB ID yang baru sesuai dengan alamat email.
- Buka Email dan klik konfirmasi untuk mengaktifkan BB ID.
- Coba buka Semapon BB dan buka BBM.
- Kok masih muncul BB ID lagi? Malah minta diisi dengan Nama Pengguna yang dipakai di perangkat!!!
- Santaaaaaaiiiii......kopine kurang paitttt :D
- Buka Menu Atur Koneksi di Semapon BB.
- Matikan Semua Koneksi. Sudah???
- Kalau sudah nggak ada sinyal, buka BBM coba.
- Bisa???
- Kalau sudah bisa, buka Menu Atur Koneksi lagi, dan kembalikan semua koneksi.
- Mamamia Mamamia Galeleo Galeloe Bismillah! (Malah nyanyi lagunya Queen) :D
- Selamat memakai BBM kembali :)


Tips Sederhana:
- Buka Laptop nyambung internet. Buka link http://id.blackberry.com/bbid.html 
- Ketik BB ID sesuai alamat email. Lalu buka lupa kata sandi dan minta hapus akun BB ID.
- Buka tautan di Email hapus BB ID.
- Bikin BB ID baru di http://id.blackberry.com/bbid.html 
- Buka Semapon BB dan login pake akun baru, walaupun masih nggak bisa.
- Buka pengaturan koneksi dan matikan.
- Buka BBM. Insyaallah sudah tidak ada BB ID.
- Nyalakan kembali koneksi.
- BBM bisa dipakai lagi.

LOHHH Tapi setelah bisa dipakai, waktu habis restrat kok muncul BB ID lagi??? Piye Tohh??
Ngopi sing suaaaaantaaaiii lagi. :D

Kalau itu memang belum tahu cara permanennya. Kalau muncul BB ID lagi, caranya lakukan 4 Tips terakhir. Matikan koneksi, Buka BBM, Nyalakan Koneksi, Begitu seterusnya sampai kiamat. 

Itu sedikit Solusi Lupa Password BB ID. Semoga Bermanfaat :) :)


Salam.



Matoh!!!

Tuesday, March 15, 2016

Sherina Menikah dengan Tulus Tahun 2016???

Entah dibilang gossip, tapi ada buktinya. Disebut berita, tapi tidak ada konfirmasinya. Dikatakan opini tapi ada faktanya.

Oleh: Atho' R.M Sasmito 

SEBAGAI Salah satu fans dari Sherina Munaf, yakni Sheraiser, pasti kaget waktu buka di Google dengan mengetik nama idolanya. Sebab, waktu membuka hasil pencarian teratas, yakni di Wikipedia, muncul biodata yang menyebutkan bahwa putri dari pasangan Triawan Munaf dan Luki Ariani ada pasangannya. Pada data Latar Belakang, tepat di atas nama Orang tua ada tulisan Pasangan, yakni bernama Muhammad Tulus (m.2016)

Monggo Dicek di Wikipedia, Mumpung Belum Diganti :D
 Awalnya merasa aneh dengan data Pasangan itu. Kemudian mencoba mencari nama artis lain. Sebut saja Irwansyah dan Bunga Citra Lestari (BCL). Hasil pencarian menyebutkan, ada data pasangan masing-masing. Irwansyah mempunyai pasangan yang ditulis nama istrinya, Zaskia Sungkar (m.2011). Begitu juga dengan BCL, ada nama pasangannya, yakni Ashraf Sinclair (m.2008)


Sama kann Seperti Sherina...Tapi kok Namanya Nurrochman???
Monggo dicek lagi.

Mencoba memahami kode dalam kurung, yaitu m (huruf kecil) dan tahun. Ternyata merupakan tahun pernikahan pasangan masing-masing.Wahhhhh....

Betul kann...Kode m, artinya Menikah???

Dengan rasa tidak percaya, apakah itu berarti Sherina Munaf benar-benar sudah menikah dengan Muhammad Tulus pada tahun 2016 ini???

Masih penasaran dengan kode dalam kurung itu, mencoba mencari Vidi Aldiano. Pada data Latar Belakang, ternyata tidak ada nama pasangannya.
Tidak ada Nama Pasangannya. Karena Memang Bang Vidi Belum Menikah :D

Apakah benar Sherina sudah menikah dengan Tulus pelantun lagu yang berjudul Gajah??? Kok selama ini tidak pernah mendengar pemberitaan bahwa Sherina sudah menikah. Atau ada foto-foto dari para Sheraiser juga tidak ada yang menunjukkan bahwa mereka sudah menikah.

Mencoba mencari lagi di Google dengan mengetikkan nama Sherina dan Tulus. Ternyata sama sekali tidak ada berita terkait pernikahan mereka. Adanya paling dekat adalah artikel 5 artis muda yang lagunya sering direquest di pernikahan ...

Jadi, apakah Sherina dan Tulus benar-benar sudah menikah??? Tapi tidak digembor-gemborkan, karena low profile???

Terakhir, mencoba klik nama Muhammad Tulus yang ada di Background data diri Sherina. Ternyata, dari data diri penyanyi Pop Jazz dengan segudang prestasi itu, sama sekali tidak ada nama Sherina. Justru malah ada nama Raisa Andriana. Akan tetapi keterangan di sana menyebutkan Artis Terkait, bukan kata Pasangan.
Ini Backgroudnya Mas Tulus yang Mantapppp

Sampai tulisan ini dipublikasikan, belum ada konfirmasi dari pihak-pihak terkait. Apakah Sherina sudah menikah dengan Tulus??? [arms]



Salam Pelangi di Tengah Bintang





Sheraiser Bojonegoro
Hidup itu Sawang Sinawang

Monday, October 19, 2015

Melihat dan Belajar dari Semangat Gotong Royong di Desa Asal Batu Semar



Melihat dan Belajar dari Semangat Gotong Royong di Desa Asal Batu Semar

Jika bertanya dari mana asal Batu Semar yang sekarang berada di Alun-alun Kota Bojonegoro, jawaban pastinya adalah dari Desa Sambongrejo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro. Namun, jauh dari batu itu dibongkar, ada sebuah dusun dari desa itu, yakni Dusun Kenongorejo yang semangat menjujung kebersamaan untuk menjadikan lingkungan dan kehidupan lebih baik lagi.

Oleh: Atho' R.M Sasmito

Jalan menuju Dusun Kenongorejo, ada di pertengahan antara sepanjang jalan dari Balai Desa Sambongrejo hingga bekas bongkahan Batu Semar yang ada di tepi jalan Dusun Sukun, desa setempat.

Lokasi pengambilan Batu Semar di Dusun Sukun, Desa Sambongrejo.


Lebih mudahnya, ada pertigaan di tikungan sebelah Kantor Kepala Resort Pemangku Hutan di Dusun Sukun ada jalan masuk ke hutan. Terus menelusuri jalan itu sekitar 7km akan sampai di Dusun Kenongorejo. Badan jalan menuju dusun itu sudah terpaving. Ada juga badan jalan berupa cor, khususnya pada tanjakan dan turunan. Namun cor yang ada di antara rindangnya hutan jati itu kebanyakan sudah mengelupas, sehingga harus hati-hati ketika melintas agar tidak selip karena pecahan cor dan kricak membuat jalan menjadi sedikit licin.
Pertigaan di tikungan, jalan paving menuju Dusun Kenongorejo, Desa Sambongrejo.

Setelah melewati hutan jati, ada hamparan lahan luas yang kebanyakan ditanami jagung. Sementara itu, di berbagai arah mata angin tampak pegunungan-pegunungan yang mengitari Dusun Kenongorejo. Jika dilihat dari atas, dusun itu tampak berada di antara ceruk pegunungan.


Jalan menuju Dusun Kenongorejo yang terbuat dari cor mengelupas.


Pagi itu adalah hari Sabtu sekitar pukul 06.00 WIB. Tampak para warga, yakni bapak-bapak dan para pemuda berbondong-bondong menuju sendang atau sumber mata air, yang ada di pinggir jalan masuk ke Dusun Kenongorejo.

Dengan mengendarai sepeda motor yang rata-rata memakai knalpot brong dan ban bergerigi untuk daerah pegunungan, mereka ada yang membawa parang, sabit, pacul dan linggis. Selain itu, ada yang berboncengan membawa ceret berisi kopi dan keranjang berisikan nasi.

Setelah semua warga berkumpul, sekitar pukul 06.30 WIB tanpa ada komando, puluhan warga langsung turun tangan. Mereka dengan inisiatif masing-masing ada yang turun ke kali atau saluran air dari sendang dang mengambil batu-batu besar yang menghambat aliran air.


Warga membersihkan saluran air yang mengalir dari sendang.

Batu-batu itu diserahkan ke warga yang lain, kemudian diletakkan di jalan. Warga yang lain ada yang memecah batu dan meratakan di tengah jalan. Ada pula warga yang mencangkul dan membersihkan semak, serta rumput di pinggir jalan.

Sekitar pukul 07.00 WIB, Kepala Desa Sambongrejo beserta perangkat desa tiba di Dusun Kenongorejo. Mereka langsung berbaur dengan warga untuk menata jalan agar menjadi lebih mudah dan nyaman ketika dilewati.



Warga gotong royong membersihkan dan menata batu-batu di badan jalan.


Setelah kali atau saluran air dan jalan selesai dibenahi, warga istirahat sejenak untuk sarapan bersama-sama. Keranjang yang berisikan nasi mulai dibuka dan mengepulkan asap, pertanda masih hangat. Warga bergantian mulai mengambil kertas minyak atau daun pisang untuk tempat nasi. Meskipun dengan menu sederhana, yakni nasi, mie, sambal, lalapan dan lauk tempe serta telor dadar, mereka begitu menikmati sarapan tersebut. Ditambah lagi dengan minum kopi dan menghisap rokok, suasana sarapan pagi itu tampak menjadi lebih nikmat.
Warga bersiap menikmati sarapan bersama.

Meskipun dengan menu sederhana, warga sangat menikmati sarapan bersama di sela kerja bakti.

Usai sarapan, warga menuju sendang yang tak jauh dari jalan itu. Mereka mulai membersihkan tanaman-tanaman liar yang ada di sekitar sendang.

Sumber air atau sendang itu bisa warga menyebutnya dengan Sendang Lanang. Air dari sendang itu, biasa dipakai warga untuk pengairan sawah, bahkan juga untuk keperluan sehari-hari seperti masak, mandi, mencuci dan untuk minum. Di sendang itu, warga juga membenahi saluran pipa hasil swadaya masyarakat sendiri yang dipakai untuk mengalirkan air sampai di rumah-rumah warga.

Kerja bakti dilanjutkan di Sendang Lanang, Dusun Kenongorejo.

Semangat kebersamaan untuk menjadikan lingkungan lebih baik lagi dan nyaman, terus berlanjut hingga waktu menjelang siang. Kepala Desa Sambongrejo, Eko Prasetiyono mengatakan, warga di desa yang dipimpinnya, khususnya Dusun Kenongorejo, selalu semangat untuk menjaga kebersamaan, dalam hal ini adalah gotong royong.

"Kemarin kami minta Pak RW untuk mendatangi masing-masing rumah dan mengabarkan kegiatan kerja bakti. Rencananya pukul 07.00 WIB dimulai, tapi ketika kami tiba, ternyata mereka sudah lebih dulu turun tangan dan gotong royong," ujar Eko.

Ditambahkan, semangat dari warganya untuk gotong royong terus bertahan. Setiap rumah yang dikunjungi untuk memberikan pengumuman adanya kerja bakti, setiap warga yang tidak bisa ikut pasti akan meminta ijin. Dan sebaliknya, jika mereka mengatakan bisa ikut, pasti akan hadir sebelum waktu yang dijadwalkan.

Semangat gotong groyong warga, tidak hanya sebatas dalam kegiatan kerja bakti saja. Lebih dari itu, mereka terus berupaya untuk meningkatkan kualitas hidup di dusunnya. Salah satunya adalah pembangunan tempat ibadah, yakni masjid dan musala.

Masjid yang berada di tengah dusun, awalnya adalah musala yang kemudian dijadikan masjid dengan swadaya.

Ketua RT 9, Sugiyo mengatakan, awal berdirinya tempat ibadah di Dusun Kenongorejo berasal dari swadaya masyarakat sendiri.

"Dulu sebelum ada masjid, kalau Salat Ied dan Salat Jumat harus keluar dari dusun ini. Seiring berjalannya waktu, ada musala yang sementara dipakai untuk salat Jumat. Kemudian musala itu direhab menjadi masjid pada tahun 2008. Selain itu, musala yang ada di samping sekolahan juga murni swadaya dari masyarakat sendiri," papar Sugiyo.

Suasana ibadah malam hari di musala yang dibangun dengan swadaya warga Kenongorejo.

Selain masjid dan musala, ada lagi yang membutuhkan pengorbanan lebih besar lagi dari warga Kenonongorejo, yakni keberadaan listrik yang sekarang sudah mengalir di setiap rumah. Sebagai pendatang dari desa tetangga, Sugiyo masuk di Dusun Kenongorejo pada tahun 1993 ikut merasakan betapa besarnya perjuangan masyarakat untuk mendapatkan penerangan di malam hari.

"Kalau malam di sini gelap. Dulu untuk penerangan malam hari, warga swadaya membeli bahan bakar untuk diesel sebagai sumber listrik," imbuhnya.

Waktu terus berjalan dengan malam dengan penerangan dari tenaga diesel yang tidak sampai tengah malam, warga akhirnya sepakat untuk menyalur listrik dari Dusun Kadung, Desa Sambongrejo.

Lagi-lagi dengan biaya sendiri, mereka membeli kabel dan menyalurkan listrik dengan mencari jarak terdekat di dalam hutan untuk sampai di dusun tetangga. Meskipun hal itu termasuk dilarang dan bisa membahayakan warga sendiri, namun demi bisa ikut merasakan manfaat dari listrik, warga berani mengambil resiko.

Dengan adanya listrik yang masuk dusun, juga meningkatkan kehidupan warga.
Hampir setiap rumah di Dusun Kenongorejo memakai antena parabola.
Sebab, letak geografis dusun tersebut ada di ceruk antara pegunungan-pengunungan.
Sehingga antena biasa susah untuk mendapatkan saluran atau sinyal.
Listrik yang disalurkan itu, kemudian dibagi bisa untuk 10 rumah. Masalah di belakang yang muncul adalah pembagian biaya listrik setiap bulan. Daya yang dipakai masing-masing rumah berbeda, mereka harus saling sadar dan pengertian untuk membayarnya. Biaya yang dikeluarkan setiap rumah pun juga tergolong mahal dari tarif normal. Rata-rata hanya dipakai untuk lampu dan televisi saja warga harus membayar sekitar Rp.60.000 setiap bulannya.

"Selama 7 tahun kami menyalur dengan biaya mahal dan pengaturan yang ruwet. Tapi Alhamdulillah sejak 2 tahun lalu dusun kami sudah teraliri listrik secara legal, dengan sistem prabayar atau pulsa," tandasnya.

Pagi hari, kabut tampak bagaikan ombak yang menerjang batu karang.
Tampak kabut menyelimuti pegunungan-pegunungan yang mengelilingi Dusun Kenongorejo.
Lanskap rumah-rumah penduduk yang ada di Dusun Kenongorejo pada pagi hari.
Semangat dari warga Kenongorejo Desa Sambongrejo yang terus berjuang bersama-sama untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik lagi, bisa dijadikan inspirasi untuk desa-desa yang lain. Meskipun hidup di tengah keterbatasan dan jauh dari fasilitas dan akses susah dijangkau, namun dengan semangat gotong royong dan kebersamaan akan mampu menjadikan kehidupan yang lebih baik lagi. [arms]
 

Wednesday, April 22, 2015

BlackBerry Messanger (BBM) Nggak Bisa di-Klik???

BlackBerry Messanger (BBM) Nggak Bisa di-Klik???

(Oleh: Atho' R.M Sasmito)


ADA Banyak tips di internet yang menawarkan tips tentang "Bagaimana Cara Mengatasi Icon BB Tidak Bisa Di-Klik?".0000

Paling banyak tips menyebutkan untuk mencoba mematikan hape dulu, cabut Sim Card kemudian coba dihidupkan kembali. Setelah nyala, coba di-klik logo BBM. Kalau masih belum bisa diklik atau dibuka, coba kembali matikan hape-nya dan masukkan kembali chip Sim Card, kemudian hidupkan kembali.

HASILNYA??? Masih belum bisa dibuka????
Ada BBM Masuk Tuh...Siapa Hayoww??



SUDAH Lama juga arms tidak up-date di blog ini (Curhat... :D ) Postingan kali ini sekedar tips sederhana, dari pengalaman beberapa waktu yang lalu bingung Icon BB tidak bisa diklik atau dibuka, bahkan di BlacBerry World tidak bisa dihapus juga. Rasanya kudu banting HP, ada BB tapi gga bisa dibuka. Apalagi lebih dari 2x24 jam...hemmm..

Sebab musabab kenapa Icon BB tidak bisa dibuka, jujur arms kurang paham. Soalnya gaptek...heheheee....yang penting BB bisa dipakai. Ini nih tips bagaimana mengatasi Icon BB tidak bisa dibuka:

- Yang pertama, arahkan cursor ke BlackBerry World,  kemudian klik Logo BlacBerry di samping tombol tengah. Pilih menu HAPUS.... Yapsss... langkah pertama hapus dulu BlackBerry World.
Ini Logo BlackBerryWorld...Bukan SHIELD-Nya Captain America lohh :D

- Sudah hilang kan, logo BlackBerry World -nya? 

- Sekarang buka Browser dan klik www.blackberry.com atau cari di Mbah Google :Download BlackBerry World.

- Download kembali BlackBerry World.

- Sukses download BlackBerry World? Sekarang download lagi aplikasi BlacBerry Messengger
(BBM) dan hapus aplikasi yang lama.

- INSYAALLAH, BBM sudah bisa kembali dibuka. :)

Terlalui ruwet Tips-nya?????

TIPS SIMPEL:
1. Hapus BlackBerry World... Ok??

2. Download lagi BlackBerry World lewat browser... Bisa??

3. Download aplikasi BBM lewat BlackBerry World... Sheep!!!

Simpel kannnn????? Heheheee...

Itulah sekedar berbagi Tips Why BBM Icon Couldn't Click or How tow Open BBM Icon Trouble... Monggo. :)                                                                                          [armsbluepen_51020422_9321]